Seminar "Mendidik Sesuai Fitrah" bersama Bunda Eti Mutia, S.Psi.,M.Psi.
BMH Yogyakarta Hadirkan Senyum Bagi 31 Mualaf Lereng Gunug Merapi
Muslimat Hidayatullah Sleman Gelar Jalan Sehat Meriahkan HUT RI ke-79
Sekolah Hidayatullah Jogja Membuka Waiting List Murid Tahun Ajaran 2025/ 2026
Mahasiswa PUZ STIS Balikpapan berkunjung di Hidayatullah Yogyakarta
Grand Syaikh Al Azhar Ingin Menjadi Guru Ngaji TPQ Setelah Pensiun
Pesantren Hidayatullah Yogyakarta Tingkatkan Kualitas Manajemen Kelas Melalui "Upgrading Guru"
Membangun Sinergi Orang Tua dan Sekolah Melalui Kegiatan Orientasi Wali Murid Baru di Sekolah Hidayatullah Yogyakarta
Sambut Tahun Ajaran Baru Seluruh Unit Pendidikan Hidayatullah Jogja Adakan Rapat Kerja Guru dan Pegawai
Sebanyak 95 Guru dan Pegawai SD IT Hidayatullah Ikuti Lokakarya Pengelolaan Kelas Islami
Pendidikan Ulama Zuama Al Wafa di Yogyakarta Membuka Penerimaan 24 Santri Baru Setelah Dibuka oleh STIS Balikpapan
Catatan Pak Je Relawan Sahabat Al Aqsha Asal Indonesia: Bumi Syam Kemarin, Hari Ini, dan Nanti
TPA KB Permata Ummi dan TK Yaa Bunayya Gelar Hubbul Quran dan Haflah Akhirussanah
Sekolah Hidayatullah Yogyakarta Sembelih Hewan Qurban
Hidayatullah Yogyakarta Selenggarakan Shalat Idul Adha Senin
Tasyakuran Kelulusan Kelas 6 SD IT Hidayatullah Sleman 2024
Selamat Wisuda Angkatan ke-13 MA Pesantren Hidayatullah Yogyakarta
Santri Hidayatullah Turun Tangan Gotong Royong Pembangunan Bahu Jalan Dusun Balong
SEARCH
TERBARU
KATEGORI
- abdullah munir (1)
- abdullah said (1)
- artikel (14)
- asatidz (3)
- bahasa arab (1)
- banjir aceh (1)
- banjir sumatera (2)
- banjir sumatera barat (1)
- banjir sumatera utara (1)
- berita (38)
- bi'ah lughowiyah (1)
- hidayatullahyogyakarta (5)
- kisah inspiratif (1)
- kunjungan (2)
- mahasantri (2)
- mushida (1)
- muslimathidayatullah (1)
- parenting (4)
- pendidikan (1)
- pesantren bahasa arab (1)
- promosi (3)
- santri (3)
- seleksi masuk al-azhar mesir jalur resmi markaz tathwir (1)
- suara hidayatullah (3)
- tkyaabunayya (1)
- update berita banjir 2025 (1)
- ust fauzil adhim (4)
- webinar (2)
Website Resmi Hidayatullah
MTs-MA Hidayatullah
SDIT HIDAYATULLAH
TK Yaa Bunayya Hidayatullah Jogja
Custom HTML
Seminar "Mendidik Sesuai Fitrah" bersama Bunda Eti Mutia, S.Psi.,M.Psi.
Sabtu, 28 September 2024 bertempat di gedung serbaguna
Pondok Hidayatullah, Balong, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY telah
terselenggara seminar parenting bersama Bunda Eti Mutia, S.Psi.,M.Psi. dengan
tema "Mendidik Sesuai Fitrah".
Berkat kerja keras Komite TPA KB Permata Ummi dan TK Yaa
Bunayya alhamdulillah seminar ini berjalan dengan lancar tanpa ada kedal
satupun. Lebih dari 200 peserta seminar yang mayoritas ayah bunda dari kalangan
umum, wali murid TPA KB Permata Ummi dan TK Yaa Bunayya dan SD IT Hidayatullah
mengikuti seminar ini.
sekitar 1 jam narasumber menyampaikan materi kepada para
audien seminar. terlihat peserta seminar sangat menikmati materi demi materi
yang disampaikan oleh nara sumber.
setelah selesai penyampaian materi yang dilakukan oleh nara
sumber. berlanjut dengan sesi tanya jawab oleh audien. terkumpul lebih dari 10
pertanyaan yang dilontarkan oleh audien kepada narasumber.
Begitu kompetennya bunda Eti Mutia dalam menjawab semua
pertanyaan yang disampaikan oleh para peserta seminar terlihat dengan terjawab
semua pertanyaan dari peserta seminar.
sekitar jam 11.30 acara seminar selesai. dilanjut dengan
para peserta menikmati Bazar yang diadakan oleh Komite TPA KB Permata Ummi dan
TK Yaa Bunayya dan Mushida Sleman. dalam Bazar tersebut terdapat berbagai aneka
jajan yang diproduksi oleh para ustadzah dan warga sekitar.
terdapat bebagai makanan dan pakaian yang dijual dibazar
tersebut.
BMH Yogyakarta Hadirkan Senyum Bagi 31 Mualaf Lereng Gunug Merapi
Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal
Hidayatullah (BMH) perwakilan Yogyakarta melaksanakan kegiatan sosial dengan
menyalurkan bantuan kepada 31 keluarga mualaf yang berada di lereng gunung
Merapi, pada Kamis (26/09). Kegiatan diawali dengan pengajian Maulid Nabi yang
disampaikan oleh Ustadz H. Amir Fauzi, dan dilanjutkan pembagian paket sembako
dan perlengkapan ibadah.
Acara dilaksanakan di masjid Al-Madinah, kompleks kantor
Kecamatan Cangkringan dihadiri oleh Camat kecamatan Cangkringan, Kapolsek,
Danramil, Ketua Dewan Masjid Indoneaia dan beberapa tamu undangan.
Hujan yang mengguyur wilayah Yogyakarta bagian utara tidak
menyurutkan para peserta untuk menghadiri pengajian Maulud Nabi, pembinaan dan
pembagian sembako tersebut. Senyum bahagia terpancar dari mereka ketika pulang
ke rumah masing-masing walau dengan menerabas hujan.
Dalam sambutannya, Djaka Sumarsono, Camat Kecamatan
Cangkringan mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi program yang dijalankan oleh
BMH Yogyakarta.
“Saya sampaikan terima kasih kepada BMH Yogyakarta yang
telah mengadakan kegiatan mulia, hadir di sini untuk memberikan perhatian dan
dukungan kepada para mualaf yang ada di kecamatan Cangkringan. Harapan kami,
semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti pada saat ini saja, tapi bisa
berlanjut dikesempatan berikutnya,” harapnya.
Di tempat yang sama, Widodo Saputro, sebagai penyuluh dari
Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang melakukan pendampingan
rutin kepada para mualaf yang berada di lereng Gunung Merapi merasa bersyukur
dan bahagia atas terselenggaranya kegitan tersebut.
“Saya merasa bersyukur atas berjalannya kegiatan pada hari
ini. Ini bisa menjadi daya dukung kami dalam melakukan amanah pembinaan yang
diberikan oleh negara kepada para mualaf yang berada di lereng Merapi,
khususnya diwilayah Cangkringan ini,” ungkap Widodo.
Sementara itu, Syai’in Kodir, selaku kepala divisi program
BMH Yogyakarta mengatakan, dalam melakukan kegiatan pihaknya tidak berjalan
sendiri, melainkan bekerja sama dengan berbagai pihak sehingga program bisa
berjalan dengan lancar.
“Kegiatan ini menjadi rangkaian dari program yang dijalankan
oleh BMH secara nasional. Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung
kegiatan ini, seperti Kementrian Agama RI dan juga kepada YBM BRILiaN,”
katanya.
Repoter : BMH Yogyakarta
Foto : BMH Yogyakarta
Muslimat Hidayatullah Sleman Gelar Jalan Sehat Meriahkan HUT RI ke-79
hidayatullahjogja.com | Sabtu 10 Agustus 2024 PD Muslimat Hidayatullah Sleman menggelar "Gebyar Jalan Sehat" untuk memeriahkan peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia ke-79. Ratusan peserta berjalan mengelilingi Jalan Sakinah, Jalan Palagan Tentara Pelajar lalu kembali lagi ke kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta.
Acara dimulai sekitar jam tujuh pagi di gerbang masuk kampus. Peserta yang tak hanya terdiri dari ibu-ibu tapi juga anak-anak dan bapak-bapak serta mas-mas dan mbak-mbak diberangkatkan oleh pengurus PD Mushida Sleman untuk menempuh perjalanan sekitar dua setengah kilometer di sekitar padukuhan Balong Donoharjo Ngaglik Sleman.
Di sepanjang jalan peserta dikawal oleh ambulans BMH. Baitul Maal Hidayatullah Yogyakarta menyediakan ambulans 24 jam yang siap melayani masyarakat, salah satunya dalam kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan oleh PD Mushida Sleman ini. Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ambulans BMH baik untuk pengawalan jalan sehat maupun pengangkutan pasien dari atau ke rumah sakit bisa menghubungi call center ambulans BMH 0858-7717-7162.
Sesampai garis finish panitia sudah menyiapkan minuman hangat dan kudapan untuk para peserta. Acara berlanjut di halaman SD IT Hidayatullah Sleman dengan pembagian doorpize dan hiburan nasyid dari santri MTs/ MA Hidayatullah Yogyakarta. Semoga peringatan kemerdekaan ini bisa menumbuhkan semangat untuk berkarya mengisi kemerdekaan. Dirgahayu Indonesiaku!
Foto: Azm
Sekolah Hidayatullah Jogja Membuka Waiting List Murid Tahun Ajaran 2025/ 2026
📝 TELAH DIBUKA WAITING LIST
SEKOLAH HIDAYATULLAH YOGYAKARTA
PPDB 2025/2026
Dapatkan manfaat PALING BESAR dari semua gelombang pendaftaran di Sekolah Hidayatullah Jogja (TPA/ KB/ TK/ SDIT/ MTs/ MA) dengan bergabung dalam Waiting List:
- Tanpa biaya
- Bisa keluar dari waiting list kapan saja
📲 Gabung Waiting List segera!
http://ibshidayatullah.sch.id/pendaftaraninden
🎁 BONUS WAITING LIST
✅ Bebas biaya pendaftaran (senilai hingga Rp 300.000)
✅ Potongan biaya masuk/ pengembangan (senilai hingga Rp 2.000.000)
✅ Gratis SEKOLAH CALON WALI - Webinar sebulan sekali selama 10 bulan (senilai Rp 1.000.000)
✅ Gratis online course aneka topik bersama asatidz POSDAI (senilai Rp 750.000)
✅ Gratis e-book "Seri Panduan Orang Tua" (senilai Rp 150.000)
✅ Voucher pendaftaran untuk 2 orang di kelas-kelas tahsin Rumah Quran Hidayatullah (senilai Rp 100.000)
✅ Peluang menjadi Member Sakinah Mart - belanja harga reseller (senilai Rp 200.000)
✅ Gratis Seminar Kewirausahaan bersama Sakinah Mart (Senilai Rp 100.000)
✅ Layanan AMBULANS 24 Jam
📆 GELOMBANG PPDB 2025/ 2026
SEKOLAH HIDAYATULLAH YOGYAKARTA
- Waiting List sampai 31 Agustus 2024
- Gelombang Khusus 1 September 2024 sd 20 November 2024
- Gelombang Awal 8 Desember 2024 sd 20 Februari 2025
- Gelombang Reguler 8 Maret 2025 sd 20 Mei 2025
📲 Isikan data ringkas ananda beserta sekolah yang dituju melalui formulir berikut ini:
http://ibshidayatullah.sch.id/pendaftaraninden
Murid Waiting List insyaallah akan mendapatkan informasi lebih awal saat gelombang pendaftaran murid baru resmi dibuka (Gelombang Khusus).
Informasi:
www.hidayatullahjogja.com
0812-1414-1718
📍 PESANTREN HIDAYATULLAH YOGYAKARTA
Jalan Palagan Tentara Pelajar km 14,5 Balong Donoharjo Ngaglik Sleman
- TPA/ KB Permata Ummi
- TK Yaa Bunayya
- SD IT Hidayatullah
- MTs Putra
- MA Putra
- KB/ TK Yaa Bunayya 2 (Sambirejo Selomartani Kalasan Sleman)
- MTs Putri (Gerangan Sriwedari Muntilan Magelang
- MA Tahfizh Putri (Tegalsari Jambewangi Secang Magelang)
Mahasiswa PUZ STIS Balikpapan berkunjung di Hidayatullah Yogyakarta
Sabtu (27/07/2024), sebanyak 11 mahasantri PUZ STIS Balikpapan berkunjung ke Hidayatullah Yogyakarta. Kunjungan di Yogyakarta ini dalam rangka lawatan para mahasantri di pulau Jawa, yang sebelumnya sudah berkunjung di Jawa Timur.
Dalam kesempatan ini, para mahasantri disambut oleh ketua DPW Hidayatullah Yogyakarta Ustadz Abdullah Munir, Ketua Dewan Pengawas Yayasan As-Sakinah Yogyakarta Ustadz Janto, ketua yayasan As Sakinah Yogyakarta Ustadz Syamsul Ma'arif, Mudir Ma'had Hidayatullah Yogyakarta Ustadz Jundi Iskandar, Kepala MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta Ustadz Muhammad Rifki Saputra, dan pengurus yayasan lainnya.
Dalam sambutannya, Ustadz Munir menyampaikan beberapa hal, di antaranya: "Kita harus totalitas, memberikan seluruh hidupnya untuk apa yang dia kerjakan. Jika tidak totalitas kita akan dilindas" Kata Abdullah Munir.
"Kalian jangan ragu-ragu, hidup kalian di dakwah." Lanjut Beliau. "Modal antum sudah sangat banyak, ilmu bahasa arab, ilmu syariat, dan lainnya."
Kedua, Hidayatullah sangat menghargai perintis. "Keutamaan itu milik para perintis, walaupun penerus bisa jadi lebih bagus."
Ketiga, "pahami risiko. Risiko para perintis itu harus berani banting tulang." Begitu yang disampaikan oleh ketua DPW Hidayatullah DIY Jateng Bagian Selatan ini.
Kunjungan mahasantri PUZ STIS Balikpapan ini dalam rangka pembekalan para mahasantri yang akan ditugaskan di daerah. Di antaranya suka duka perintisan, bagaimana membangun manajemen yayasan, dan membangun sekolah unggul.
.jpeg)
Ustadz Syamsul Ma'arif menyampaikan beberapa hal tentang pahit manisnya perintisan Hidayatullah Yogyakarta dari awal hingga saat ini.
Ustadz Janto, anggota Dewan Murabbi Wilayah Hidayatullah DIY Jateng Bagian Selatan juga memberikan motivasi kepada adik-adik mahasantri PUZ STIS Balikpapan ini, "Kalau kita cinta kepada Allah SWT pasti kita cinta kepada Rasulullah Saw dengan cara menapaktilasi jejak Rasulullah Saw." Kata Beliau.
Pak Je menyampaikan beberapa hal terkait penguatan ruhiyah, misalnya dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh Gerakan Pandu Hidayatullah, 6 jatidiri Hidayatullah, gerakan nawafil Hidayatullah, dan pengalaman beliau berkeliling di bumi para nabi.
"Kita mesti melakukan sinergi dari berbagai unsur organisasi atau masyarakat agar bisa mengentaskan berbagai masalah di suatu daerah." Lanjut Pak Je.
Kunjungan mahasantri PUZ STIS Balikpapan di Hidayatullah Yogyakarta ini diakhiri dengan diskusi dan ramah tamah.
Penulis: Thorif
Grand Syaikh Al Azhar Ingin Menjadi Guru Ngaji TPQ Setelah Pensiun
Grand Syekh Al-Azhar, Syekh Ahmed al-Thayyib, berbicara kepada para hadirin di Baitul Quran, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, terkait cita-citanya selepas pensiun.
Hal tersebut disampaikan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh para ulama dan tokoh-tokoh agama pada Selasa, 3 Muharram 1446 (9/7/2024).
Di balik kemegahan dan posisinya yang tinggi, Syekh Ahmed al-Thayyib mengemukakan dengan dalam mengenai cita-citanya yang begitu sederhana namun sangat mulia: menjadi guru ngaji Al-Quran di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).
Di hadapan para audiens, Syekh Ahmad Thayyib mengungkapkan, “Aku siap untuk meninggalkan jabatan kursi grand syekh untuk menjadi guru ngaji, semoga Allah mewujudkan cita-citaku sebelum ajal menjemputku.”
Ungkapan ini menunjukkan kerendahan hati dan dedikasi Syekh Ahmed al-Thayyib terhadap pendidikan agama, khususnya dalam membina generasi muda.
Cita-cita Syekh Ahmad Thayyib untuk kembali ke akar dan mengajar Al-Quran merupakan teladan bagi pemimpin agama dan masyarakat Muslim di seluruh dunia.
Syekh Ahmad Al-Tayyib dikenal sebagai seorang pemimpin berpengaruh dalam dunia Isla. Ia telah menunjukkan komitmen luar biasa terhadap pendidikan agama dan moderasi. Selama bertahun-tahun, ia telah menjadi simbol kebijaksanaan dan pengajaran yang moderat, memimpin Al-Azhar dengan integritas dan visi yang jelas.
Al-Azhar, di bawah kepemimpinan Syekh Ahmad Al-Tayyib, telah menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan Islam. Institusi ini dikenal tidak hanya karena pengajaran Al-Quran dan Hadis, tetapi juga karena promosi dialog antaragama dan moderasi dalam praktik keagamaan.
Dalam banyak kesempatan, Syekh Ahmad Al-Tayyib selalu menekankan pentingnya moderasi atau wasathiyyah dalam pendidikan Islam. Menurutnya, moderasi adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang damai dan harmonis. Ini juga menjadi dasar bagi pendidikan di Al-Azhar, yang bertujuan untuk menghasilkan ulama yang tidak hanya berpengetahuan luas dalam ilmu agama tetapi juga bijaksana dalam menghadapi tantangan zaman.
Kunjungan Syekh Ahmad Al-Tayyib ke Indonesia merupakan momen bersejarah yang memperkuat hubungan antara Al-Azhar dan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia.
Dalam kunjungannya, Syekh Al-Tayyib tidak hanya bertemu dengan para pemimpin agama dan tokoh pimpinan ormas Islam tetapi juga dengan pemimpin negara, menunjukkan betapa pentingnya hubungan bilateral antara kedua negara dalam memajukan pendidikan Islam.
Keinginan Syekh Ahmad Al-Tayyib untuk menjadi guru ngaji setelah pensiun adalah manifestasi dari dedikasinya terhadap pendidikan Al-Quran. Ia ingin kembali ke akar, mengajarkan Al-Quran kepada generasi muda dan memastikan bahwa nilai-nilai Islam terus ditanamkan dengan benar dan bijaksana.
Keinginan Syekh Ahmad Al-Tayyib untuk menjadi guru ngaji setelah pensiun menunjukkan bahwa tidak ada posisi atau jabatan yang lebih mulia daripada mengajarkan Al Qur’an dan mendidik generasi muda.*/Muhammad Zuhri Fadhlullah
Pesantren Hidayatullah Yogyakarta Tingkatkan Kualitas Manajemen Kelas Melalui "Upgrading Guru"
Membangun Sinergi Orang Tua dan Sekolah Melalui Kegiatan Orientasi Wali Murid Baru di Sekolah Hidayatullah Yogyakarta
Hidayatullahjogja.com | Ibarat sepasang merpati yang punya kesamaan tujuan yaitu menetaskan telur-telurnya dalam waktu 14-20 hari, orang tua di rumah dan guru di sekolah memiliki tujuan yang sama berupa menetasnya anak-anak shalih dan shalihah setelah sekian masa pendidikan dilalui. Konon burung merpati mengerami telur mereka secara bergantian. Burung merpati betina mengerami telurnya di malam hari sedangkan burung merpati jantan mengerami telurnya di siang hari. Karena burung merpati jantan dan betina sangat mirip, orang yang melihat akan mengira bahwa burung merpati tak pernah meninggalkan telur di sarangnya.
Sabtu 13 Juli 2024 menjadi hari di mana para orang tua dan wali dari murid SD IT Hidayatullah Sleman menyamakan persepsi bersama para guru di sekolah. Begitu juga orang tua dan wali murid Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta yang mengadakan pertemuan penyelarasan visi misi dengan tim guru MTs maupun MA Hidayatullah Yogyakarta. Di dua gedung berbeda acara orientasi wali murid baru diselenggarakan oleh kedua unit pendidikan dasar dan menengah Yayasan As Sakinah Yogyakarta itu.
Ustadz Abdullah Munir Ketua DPW Hidayatullah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan sekaligus pembina yayasan menyampaikan bahwa sakinah muncul karena adanya kepercayaan. Dengan itulah muncul ketenangan.
"Orang tua dan sekolah akan menjadi tenang ketika orang tua punya kepercayaan penuh terhadap sekolah. Jadi ketika wali murid percaya dengan sekolah, menitipkan anaknya seharian sekolah, maka orang tua akan tenang melepas ananda bersekolah."
Anak-anak yang selama siang hari belajar di sekolah bersama para guru lalu di malam hari belajar di rumah bersama orang tua diharapkan menjadi generasi yang utuh mendapatkan kehangatan selama proses inkubasi pendidikan. Bagi murid yang tinggal di pondok pesantren, waktu 24 jam akan dihabiskan di sekolah bersama para guru dan pengasuh asrama. Tak boleh ada jeda perhatian untuk anak baik dari guru maupun orang tua.
Proses pengeraman ini memang membutuhkan konsentrasi, kerja keras, pengorbanan, saling pengertian, dan kekompakan. Oleh karenanya, komunikasi yang baik antara orang tua dengan sekolah perlu terus dijalin. Kelak orang yang melihat tidak akan bisa lagi membedakan siapa yang lebih berperan terhadap kesuksesan seorang anak, apakah orang tuanya atau sekolahnya.
Reporter: Akh/ Afn
Foto: Afn
Sambut Tahun Ajaran Baru Seluruh Unit Pendidikan Hidayatullah Jogja Adakan Rapat Kerja Guru dan Pegawai
Reporter: Akh/ Awn
Foto: Trf/ Awn/ Afn
Sebanyak 95 Guru dan Pegawai SD IT Hidayatullah Ikuti Lokakarya Pengelolaan Kelas Islami
Hidayatullahjogja.com | Untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas, SD IT Hidayatullah Sleman mengadakan lokakarya pengelolaan kelas islami pada Senin dan Selasa 8-9 Juli 2024. Acara yang melibatkan seluruh guru dan pegawai itu diadakan di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta. Lokakarya ini diselenggarakan untuk meng-upgrade keterampilan manajerial kelas para guru dan wali kelas SDIT Hidayatullah.
Reporter: Akh/ Afn
Foto: Afn
Pendidikan Ulama Zuama Al Wafa di Yogyakarta Membuka Penerimaan 24 Santri Baru Setelah Dibuka oleh STIS Balikpapan
Ahad (7/7/2024), bertempat di Kampus Al Wafa Yogyakarta Jl. Beringin Raya, Krodan, Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281Sekolah Tinggi Ilmu Syari'ah (STIS) Balikpapan membuka Ma'had I'dad Lughowi PUZ STIS di Kampus II Yogyakarta.
Hadir dalam kegiatan ini, Ustadz KH Muhammad Syakir Syafi'i, selaku Ketua Departemen Kepesantrenan DPP Hidayatullah, Ustadz Abdullah Munir, selaku ketua DPW Hidayatullah DIY – Jateng Bagian Selatan, Bapak H. Abunashor Fauzi selaku pembina Yayasan Al Wafa Yogyakarta, Ustadz Budhi Gunawan dan Ustadz Syamsul Ma'arif selaku pembina dan ketua Yayasan As-Sakinah Yogyakarta, Ustadz Dienul Haq, selaku mudir PUZ STIS Balikpapan, ketua-ketua DPD Hidayatullah se Wilayah Hidayatullah DIY Jateng Bagian Selatan, serta para tamu undangan
PUZ STIS Balikpapan di Al Wafa Yogyakarta ini adalah sebuah pesantren selama 1 tahun, di mana pesantren ini adalah pesantren persiapan untuk masuk ke jenjang selanjutnya, yaitu STIS Balikpapan atau ke universitas-universitas ternama di timur tengah.
Dalam sambutannya, Ustadz Abdullah Munir selaku ketua DPW Hidayatullah DIY-Jateng Bagian Selatan bahwa “Pesantren itu ibarat gunung, yang terlihat indah dari kejauhan oleh orang lain, dan para pengelola pesantren adalah para pendaki yang merasakan betul betapa terjalnya gunung itu.” Kata Ustadz Munir di hadapan puluhan santri PUZ Al Wafa dan para tamu undangan. “DPW Hidayatullah DIY – Jateng Bagian Selatan insyaAllah akan mensupport PUZ Al-Wafa ini.” Pungkas Beliau.
PUZ Al Wafa Yogyakarta tahun pertama ini menerima 24 santri. yang berasal dari berbagai pulau di Indonesia. Salah satu syarat masuk menjadi santri yaitu hafal 10 juz Al-Quran.
Catatan Pak Je Relawan Sahabat Al Aqsha Asal Indonesia: Bumi Syam Kemarin, Hari Ini, dan Nanti
![]() |
| Pak Je bersama Sahabat Al Aqsha di Suriah Februari 2012 |
Perjanjian Sykes-Picot yang dirumuskan pada tahun 1915, dideklarasikan pada tahun 1916, dan berlaku efektif mulai tahun 1917, telah memecah Negeri Syam (wilayah khilafah Utsmaniyah) menjadi serpihan-serpihan nation-state.
Sebagai ‘pemenang perang’, Britain leluasa menguasai Yordan, Palestina dan sebagian Irak. Perancis mendapatkan Suriah dan Libanon. Paska Deklarasi Balfour pada tahun 1917 pula, secara mulus Palestina dicaplok Zionis Israhell.
Sejak itu, atribut-atribut nasionalisme menjadi penyekat, bahkan pemisah ummatan wahidah ini. Memasing nation membanggakan negaranya dan cenderung abai bahkan apatis pada urusan ‘dalam negeri’ negara ‘lain’ itu. Musibah!
Waktu pun berjalan tanpa perubahan sejarah yang signifikan. Tak heran jika pada tahun 2024 ini, anak-anak di Syam dan di seluruh penjuru jagat, kebanyakan menyangka bahwa Palestina itu terpisah dengan Suriah. Bahwa Yordan berbeda dari Libanon, Sebagian Turki Tenggara, dan bagian atas Mesir. Padahal, semula mereka satu. Dan memang, sesungguhnya mereka adalah satu: Biladisy Syam.
Tsaurah (revolusi) Suriah pada Maret 2011, menjadi momentum yang membuka mata dunia bahwa Syam adalah satu. Operasi Taufan Al-Aqsha dari Gaza pada bulan Oktober 2023 menghangatkan ulang kesadaran kaum Muslimin, bahwa Syam adalah satu: Satu tanah barokah. Tanah suci. Satu tanah amanah. Tanah para Nabi. Ada Masjidil Aqsha. Ada Baitul Maqdis. Tanah Kehormatan Kaum Muslimin Seluruh Dunia, yang wajib terus dijaga, karena:
إذا فسد أهل الشام فلا خير فيكم
Mari tengok dan sambangi sejenak, serpihan-serpihan itu. Kondisi Gaza terbaru, di wilayah Palestina sungguh sangat mengharu biru. Kita kehabisan kata-kata untuk menggambarkan dinamika di tanah perjuangan ini.
Dahsyatnya peristiwa di Suriah dan Gaza, seharusnya menghentakkan kesadaran kita tentang pentingnya mengupayakan persatuan itu.
…
Mundur sejenak ke 12 tahun lalu; Ketika pada bulan Desember 2011, tim SA (Sahabat Al-Aqsha) masuk Gaza; berlanjut pada bulan Februari 2012, tim SA berkesempatan masuk Suriah dan berinteraksi dengan sebagian kawasan Syam tersebut, situasinya sungguh memprihatinkan.
Deskripsi umumnya adalah: Kota-kota yang remuk; Internal displaced person yang membanjiri border-border; Wajah kusut anak-anak dan emak-emak yang menjadi war victim; Refuges di tenda-tenda yang alakadar; Saat Winter, dinginnya ekstrim. Saat Summer, panasnya menyengat; Di bawah ancaman serangan Rezim zalim. 🥲😭.
![]() |
| Kunjungan Sahabat Al Aqsha di Bumi Syam Desember 2016 |
…
Pada bulan Juni 2024, Tim SA mengantarkan tim KITA (Khidmat Indonesia untuk Tanah Amanat) menuju negeri Syam. KITA ini adalah tim baru, semacam peremajaan SA dengan dukungan anak-anak muda yang lebih bertenaga untuk menginternasional dengan segala modal dan daya dukungnya. Perjuangan harus dilanjutkan!
Dan…
Situasi di negeri Syam dan dinamika mengembalikan kebebasan Baitul Maqdis, relatif belum banyak berubah. Meski begitu, Gaza sebagai ujung tombak perlawanan yang dengan gigih mewakili kehormatan Kaum Muslimin, in syaa Allah menjanjikan harapan.
Bagaimana dengan anak-anak Syam kita? Sudah sama kita tahu dari berbagai sumber, kondisinya masih seperti itu. Di Suriah dan di border-border Turki-Suriah, seakan belum kunjung ketemu format yang pas, untuk mengambil salah satu peran, misalnya: ‘menyelamatkan’ anak-anak itu.
Aah, memang terlalu muluk kalau kita bilang kita bisa menyelamatkan sekian buuuanyak anak-anak itu.
![]() |
| Kunjungan Sahabat Al Aqsha di Bumi Syam Desember 2020 |
Sementara, laju usia kita juga nggak bisa direm. Fisik relawan tua sudah tak setangguh dulu untuk melakukan perjalanan. Di jalan naik, problem di napas. Saat jalan turun, problem di dengkul. Pokoke sebelum kapundhut, mari lakukan saja dengan apa yang kita punya dan kita bisa. Ngelmu, Bondho, Bahu, lek perlu Nyawane pisan…
Yaa Rabb… Ahlusy Syam. Mereka telah bertahan. Kita musti terus sokong dan kuatkan. Allah subhanahu wa ta’ala kelak yang akan memenangkan dan mengembalikan kejayaan mereka. Mereka lah ujung tombak di garis depan kehormatan Islam: Kejayaan dan Kehormatan kita semua.
…
Aah… Sesekali, saya kira nggak papa yaa, mengajak anak-anak itu keluar dari tenda, minta mereka mandi yang bersih dan wangi, berpakaian yang lebih rapi; kemudian kita traktir mereka makan dengan menu yang lebih istimewa daripada yang biasa mereka makan.
Salam,
PakJe Abu ‘Abd.
Pak Je juga merupakan Ketua Dewan Pengawas Yayasan As Sakinah Yogyakarta (Hidayatullah Jogja).
Hidayatullah Jogja menyelenggarakan pendidikan, yaitu :
TPA KB Permata Ummi dan TK Yaa Bunayya Gelar Hubbul Quran dan Haflah Akhirussanah
hidayatullahjogja.com || TPA KB Permata Ummi dan TK Yaa Bunayya mengadakan kegiatan Hubbul Quran ke-4 dan Haflah Akhirussanah ke-28 di Gedung Kahar Muzakir UII Kamis 20 Juni 2024. Hubbul Quran kali ini diikuti 72 peserta dan 8 peserta tahfizh juz 30 dan yang lulus 76 anak, dengan mendatangkan penguji dari Ummi Daerah.
Ketua Panitia Ustadzah Sutiyati, S.Pd.AUD mengatakan, sebelum melalui hubbul quran ini ada proses yang panjang yaitu pramunaqasyah serta Munaqasyah yang dilaksanakan hari Sabtu 25 Mei 2024 dan tidak ada yang remidi serta lulus semua. Saat Munaqasyah yang diujikan yaitu kemampuan membaca jilid, hafalan hadits dan doa harian serta surat pendek.
"Alhamdulillah siswa sangat semangat untuk berlomba menghafal Al Quran seperti saat tilawah ada yang tuntas sampai juz 30," ujarnya.
Dikatakan juga, Hubbul Quran dan Haflah Akhirussanah bukan akhir dari mencari ilmu, akan tetapi awal untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Bahkan di kurikulum terbaru ini, jenjang TK merupakan fase pondasi karena pada fase inilah anak mulai belajar mengenal huruf hijaiyyah, mulai mengenal Rabb-nya dan mulai mengenal bagaimana beribadah kepada penciptanya.
Sementara Kepala TK Yaa Bunayya Sri Hartatik, S.Pd.AUD. menyampaikan selamat kepada para peserta dan wali santri yang mengikuti Hubbul Quran dan Haflah Akhirussanah.
"Al Quran dihafal dan dibaca itu hal yang biasa, tetapi ketika dapat mengamalkan dalam keseharian itu hal yang luar biasa," pesannya.
Sekolah Hidayatullah Yogyakarta Sembelih Hewan Qurban
Penyembelihan hewan qurban ini dibagi menjadi 2 hari, yaitu di hari Raya Idul Adha pada Senin, sebanyak 4 ekor sapi dan 31 ekor kambing, serta penyembelihan hewan qurban di hari tasyrik ke 2, pada Rabu sebanyak 2 ekor sapi dan 11 kambing.
Panitia penyembelihan yang terdiri dari unsur pegawai ini dibagi menjadi 2 tim, sesuai dengan hari yang telah ditentukan. Selanjutnya, daging hewan qurban dibagikan kepada masyarakat sekitar dan juga kepada para pegawai.
Hidayatullah Yogyakarta Selenggarakan Shalat Idul Adha Senin
www.hidayatullahjogja.com || Senin (17/06/2024) Hidayatullah Yogyakarta menyelenggarakan Shalat Idul Adha pada hari Senin, yang bertempat di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta.
Kegiatan yang dihadiri oleh segenap pimpinan, pengasuh, santri, dan warga sekitar pesantren ini berlangsung khidmat. Setelah rangkaian shalat id, dilanjutkan dengan menyembelih hewan qurban di pesantren yang asri karena terletak di persawahan daerah Jogja Utara ini.
Tasyakuran Kelulusan Kelas 6 SD IT Hidayatullah Sleman 2024
Selamat Wisuda Angkatan ke-13 MA Pesantren Hidayatullah Yogyakarta
Santri Hidayatullah Turun Tangan Gotong Royong Pembangunan Bahu Jalan Dusun Balong
Pesantren Hidayatullah Yogyakarta, sebagai pusat pendidikan dan spiritualitas, sekali lagi menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dan gotong royong. Pada hari Ahad, tanggal 12 Mei 2024, santri-santri Pesantren Hidayatullah Yogyakarta turun tangan langsung. Kegiatan gotong royong ini sendiri adalah persiapan pengecoran bahu jalan di sepanjang jalan arah pesantren.
Dengan semangat gotong royong yang kental, dari Mudir dan ustadz sampai para santri pun turut serta dalam kegiatan sosial ini. Kegiatan gotong royong sendiri dimulai sejak pukul 7.00 pagi hingga larut malam.
KONTRIBUSI SANTRI: MEMBANGUN KEHARMONISAN DALAM MASYARAKAT
Santri-santri Hidayatullah Jogja tidak hanya berfokus pada pembelajaran agama. Komitmen Pesantren Hidayatullah Yogyakarta juga terlibat secara aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Keterlibatan dalam gotong royong ini menjadi bukti konkret dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditanamkan di pesantren.
Para santri Pesantren telah menunjukkan komitmen mereka dalam memperkuat ikatan sosial dengan masyarakat sekitar. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong ini diharapkan juga meningkatkan rasa sosial santri. Dengan semangat yang menggebu, mereka bergotong royong dengan warga Balong untuk mempersiapkan pengecoran bahu jalan. Tidak hanya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga sebagai wujud nyata dari nilai-nilai kebersamaan dan kegotong royongan yang diajarkan di pesantren.
MERAJUT KOMUNITAS MELALUI AKSI NYATA
Kegiatan gotong royong warga Balong menjadi momentum penting dalam merajut kebersamaan dan solidaritas antara santri, masyarakat, dan lembaga pendidikan. Dari pagi hingga malam hari, santri-santir bersama-sama bekerja bahu membahu, menciptakan ikatan yang kuat antarwarga.
Partisipasi santri dalam kegiatan gotong royong ini memiliki dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Balong. Selain membantu dalam persiapan pengecoran jalan, kehadiran mereka juga memberikan energi positif dan semangat kerja yang tinggi kepada seluruh peserta. Gotong royong tidak hanya sekedar menyelesaikan tugas fisik, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat solidaritas dalam masyarakat.
SOSIAL SANTRI BERMASYARAKAT: MERASAKAN KEBAHAGIAAN DALAM BERBAGI
Bagi santri, kegiatan gotong royong ini bukan hanya sekadar bekerja fisik, tetapi juga menjadi momen untuk merasakan kebahagiaan dalam berbagi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat. Dengan senyum di wajah dan semangat yang membara, mereka membuktikan bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kemampuan untuk memberi.
Santri Hidayatullah Jogja tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga dilatih untuk menjadi agen perubahan sosial yang positif dalam masyarakat. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, mereka belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, dan rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar. Ini adalah langkah nyata dalam membentuk karakter mereka sebagai pemimpin masa depan yang peduli dan bertanggung jawab.
DUKUNGAN DARI PESANTREN HIDAYATULLAH
Dalam kegiatan ini, Pesantren Hidayatullah memberikan dukungan penuh dengan menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk kelancaran kegiatan. Dengan bimbingan dan arahan dari para ustaz, santri-santri dibimbing untuk berperan aktif dalam aksi nyata ini.
MENGINSPIRASI GENERASI MUDA
Partisipasi aktif santri dalam kegiatan gotong royong ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Mereka membuktikan bahwa dengan kerja keras dan semangat gotong royong, kita dapat menciptakan perubahan positif dalam lingkungan kita.
KONTRIBUSI SANTRI: JEJAK KEBAIKAN YANG ABADI
Melalui kontribusi mereka dalam kegiatan gotong royong warga Balong, santri-santri Hidayatullah Yogyakarta telah meninggalkan jejak kebaikan yang abadi dalam sejarah pesantren dan masyarakat sekitar. Dengan semangat gotong royong yang terus dipelihara, mereka menjadi agen perubahan yang membawa berkah bagi lingkungan mereka.
Gotong royong adalah salah satu nilai luhur bangsa Indonesia yang perlu terus dijaga dan dilestarikan. Melalui kegiatan seperti ini, santri Pesantren Hidayatullah Jogja tidak hanya berkontribusi dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan moral bangsa. Dengan semangat gotong royong yang terus berkobar, kita semua dapat bersama-sama membangun bangsa yang lebih kuat dan berdaya.
Sumber: https://ibshidayatullah.sch.id/kontribusi-nyata-santri-hidayatullah-membangun-jalan-dan-komunitas/
Custom HTML
Banner 2
[Disarankan = 16:9]
Banner 1
[Disarankan = 16:9]
Banner 3
[Disarankan = 16:9]
Video 7 Tips Bahagia
Video High Excellence Spirit
Video The Ramadhan Avengers
Daftar Guru
Daftar Guru Sekolah Kami
.gif)













.jpeg)
.jpeg)









.png)






.jpeg)











