Sekolah Hidayatullah Jogja Membuka Waiting List Murid Tahun Ajaran 2025/ 2026
Mahasiswa PUZ STIS Balikpapan berkunjung di Hidayatullah Yogyakarta
Grand Syaikh Al Azhar Ingin Menjadi Guru Ngaji TPQ Setelah Pensiun
Pesantren Hidayatullah Yogyakarta Tingkatkan Kualitas Manajemen Kelas Melalui "Upgrading Guru"
Membangun Sinergi Orang Tua dan Sekolah Melalui Kegiatan Orientasi Wali Murid Baru di Sekolah Hidayatullah Yogyakarta
Sambut Tahun Ajaran Baru Seluruh Unit Pendidikan Hidayatullah Jogja Adakan Rapat Kerja Guru dan Pegawai
Sebanyak 95 Guru dan Pegawai SD IT Hidayatullah Ikuti Lokakarya Pengelolaan Kelas Islami
Pendidikan Ulama Zuama Al Wafa di Yogyakarta Membuka Penerimaan 24 Santri Baru Setelah Dibuka oleh STIS Balikpapan
Catatan Pak Je Relawan Sahabat Al Aqsha Asal Indonesia: Bumi Syam Kemarin, Hari Ini, dan Nanti
TPA KB Permata Ummi dan TK Yaa Bunayya Gelar Hubbul Quran dan Haflah Akhirussanah
Sekolah Hidayatullah Yogyakarta Sembelih Hewan Qurban
Hidayatullah Yogyakarta Selenggarakan Shalat Idul Adha Senin
Tasyakuran Kelulusan Kelas 6 SD IT Hidayatullah Sleman 2024
Selamat Wisuda Angkatan ke-13 MA Pesantren Hidayatullah Yogyakarta
Santri Hidayatullah Turun Tangan Gotong Royong Pembangunan Bahu Jalan Dusun Balong
Silaturahim Kader Hidayatullah DIY dan Jawa Tengah Bagian Selatan di Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta
SEARCH
TERBARU
KATEGORI
- abdullah munir (1)
- abdullah said (1)
- artikel (14)
- asatidz (3)
- bahasa arab (1)
- banjir aceh (1)
- banjir sumatera (2)
- banjir sumatera barat (1)
- banjir sumatera utara (1)
- berita (38)
- bi'ah lughowiyah (1)
- hidayatullahyogyakarta (5)
- kisah inspiratif (1)
- kunjungan (2)
- mahasantri (2)
- mushida (1)
- muslimathidayatullah (1)
- parenting (4)
- pendidikan (1)
- pesantren bahasa arab (1)
- promosi (3)
- santri (3)
- seleksi masuk al-azhar mesir jalur resmi markaz tathwir (1)
- suara hidayatullah (3)
- tkyaabunayya (1)
- update berita banjir 2025 (1)
- ust fauzil adhim (4)
- webinar (2)
Website Resmi Hidayatullah
MTs-MA Hidayatullah
SDIT HIDAYATULLAH
TK Yaa Bunayya Hidayatullah Jogja
Custom HTML
Sekolah Hidayatullah Jogja Membuka Waiting List Murid Tahun Ajaran 2025/ 2026
📝 TELAH DIBUKA WAITING LIST
SEKOLAH HIDAYATULLAH YOGYAKARTA
PPDB 2025/2026
Dapatkan manfaat PALING BESAR dari semua gelombang pendaftaran di Sekolah Hidayatullah Jogja (TPA/ KB/ TK/ SDIT/ MTs/ MA) dengan bergabung dalam Waiting List:
- Tanpa biaya
- Bisa keluar dari waiting list kapan saja
📲 Gabung Waiting List segera!
http://ibshidayatullah.sch.id/pendaftaraninden
🎁 BONUS WAITING LIST
✅ Bebas biaya pendaftaran (senilai hingga Rp 300.000)
✅ Potongan biaya masuk/ pengembangan (senilai hingga Rp 2.000.000)
✅ Gratis SEKOLAH CALON WALI - Webinar sebulan sekali selama 10 bulan (senilai Rp 1.000.000)
✅ Gratis online course aneka topik bersama asatidz POSDAI (senilai Rp 750.000)
✅ Gratis e-book "Seri Panduan Orang Tua" (senilai Rp 150.000)
✅ Voucher pendaftaran untuk 2 orang di kelas-kelas tahsin Rumah Quran Hidayatullah (senilai Rp 100.000)
✅ Peluang menjadi Member Sakinah Mart - belanja harga reseller (senilai Rp 200.000)
✅ Gratis Seminar Kewirausahaan bersama Sakinah Mart (Senilai Rp 100.000)
✅ Layanan AMBULANS 24 Jam
📆 GELOMBANG PPDB 2025/ 2026
SEKOLAH HIDAYATULLAH YOGYAKARTA
- Waiting List sampai 31 Agustus 2024
- Gelombang Khusus 1 September 2024 sd 20 November 2024
- Gelombang Awal 8 Desember 2024 sd 20 Februari 2025
- Gelombang Reguler 8 Maret 2025 sd 20 Mei 2025
📲 Isikan data ringkas ananda beserta sekolah yang dituju melalui formulir berikut ini:
http://ibshidayatullah.sch.id/pendaftaraninden
Murid Waiting List insyaallah akan mendapatkan informasi lebih awal saat gelombang pendaftaran murid baru resmi dibuka (Gelombang Khusus).
Informasi:
www.hidayatullahjogja.com
0812-1414-1718
📍 PESANTREN HIDAYATULLAH YOGYAKARTA
Jalan Palagan Tentara Pelajar km 14,5 Balong Donoharjo Ngaglik Sleman
- TPA/ KB Permata Ummi
- TK Yaa Bunayya
- SD IT Hidayatullah
- MTs Putra
- MA Putra
- KB/ TK Yaa Bunayya 2 (Sambirejo Selomartani Kalasan Sleman)
- MTs Putri (Gerangan Sriwedari Muntilan Magelang
- MA Tahfizh Putri (Tegalsari Jambewangi Secang Magelang)
Mahasiswa PUZ STIS Balikpapan berkunjung di Hidayatullah Yogyakarta
Sabtu (27/07/2024), sebanyak 11 mahasantri PUZ STIS Balikpapan berkunjung ke Hidayatullah Yogyakarta. Kunjungan di Yogyakarta ini dalam rangka lawatan para mahasantri di pulau Jawa, yang sebelumnya sudah berkunjung di Jawa Timur.
Dalam kesempatan ini, para mahasantri disambut oleh ketua DPW Hidayatullah Yogyakarta Ustadz Abdullah Munir, Ketua Dewan Pengawas Yayasan As-Sakinah Yogyakarta Ustadz Janto, ketua yayasan As Sakinah Yogyakarta Ustadz Syamsul Ma'arif, Mudir Ma'had Hidayatullah Yogyakarta Ustadz Jundi Iskandar, Kepala MTs-MA Hidayatullah Yogyakarta Ustadz Muhammad Rifki Saputra, dan pengurus yayasan lainnya.
Dalam sambutannya, Ustadz Munir menyampaikan beberapa hal, di antaranya: "Kita harus totalitas, memberikan seluruh hidupnya untuk apa yang dia kerjakan. Jika tidak totalitas kita akan dilindas" Kata Abdullah Munir.
"Kalian jangan ragu-ragu, hidup kalian di dakwah." Lanjut Beliau. "Modal antum sudah sangat banyak, ilmu bahasa arab, ilmu syariat, dan lainnya."
Kedua, Hidayatullah sangat menghargai perintis. "Keutamaan itu milik para perintis, walaupun penerus bisa jadi lebih bagus."
Ketiga, "pahami risiko. Risiko para perintis itu harus berani banting tulang." Begitu yang disampaikan oleh ketua DPW Hidayatullah DIY Jateng Bagian Selatan ini.
Kunjungan mahasantri PUZ STIS Balikpapan ini dalam rangka pembekalan para mahasantri yang akan ditugaskan di daerah. Di antaranya suka duka perintisan, bagaimana membangun manajemen yayasan, dan membangun sekolah unggul.
.jpeg)
Ustadz Syamsul Ma'arif menyampaikan beberapa hal tentang pahit manisnya perintisan Hidayatullah Yogyakarta dari awal hingga saat ini.
Ustadz Janto, anggota Dewan Murabbi Wilayah Hidayatullah DIY Jateng Bagian Selatan juga memberikan motivasi kepada adik-adik mahasantri PUZ STIS Balikpapan ini, "Kalau kita cinta kepada Allah SWT pasti kita cinta kepada Rasulullah Saw dengan cara menapaktilasi jejak Rasulullah Saw." Kata Beliau.
Pak Je menyampaikan beberapa hal terkait penguatan ruhiyah, misalnya dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh Gerakan Pandu Hidayatullah, 6 jatidiri Hidayatullah, gerakan nawafil Hidayatullah, dan pengalaman beliau berkeliling di bumi para nabi.
"Kita mesti melakukan sinergi dari berbagai unsur organisasi atau masyarakat agar bisa mengentaskan berbagai masalah di suatu daerah." Lanjut Pak Je.
Kunjungan mahasantri PUZ STIS Balikpapan di Hidayatullah Yogyakarta ini diakhiri dengan diskusi dan ramah tamah.
Penulis: Thorif
Grand Syaikh Al Azhar Ingin Menjadi Guru Ngaji TPQ Setelah Pensiun
Grand Syekh Al-Azhar, Syekh Ahmed al-Thayyib, berbicara kepada para hadirin di Baitul Quran, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, terkait cita-citanya selepas pensiun.
Hal tersebut disampaikan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh para ulama dan tokoh-tokoh agama pada Selasa, 3 Muharram 1446 (9/7/2024).
Di balik kemegahan dan posisinya yang tinggi, Syekh Ahmed al-Thayyib mengemukakan dengan dalam mengenai cita-citanya yang begitu sederhana namun sangat mulia: menjadi guru ngaji Al-Quran di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).
Di hadapan para audiens, Syekh Ahmad Thayyib mengungkapkan, “Aku siap untuk meninggalkan jabatan kursi grand syekh untuk menjadi guru ngaji, semoga Allah mewujudkan cita-citaku sebelum ajal menjemputku.”
Ungkapan ini menunjukkan kerendahan hati dan dedikasi Syekh Ahmed al-Thayyib terhadap pendidikan agama, khususnya dalam membina generasi muda.
Cita-cita Syekh Ahmad Thayyib untuk kembali ke akar dan mengajar Al-Quran merupakan teladan bagi pemimpin agama dan masyarakat Muslim di seluruh dunia.
Syekh Ahmad Al-Tayyib dikenal sebagai seorang pemimpin berpengaruh dalam dunia Isla. Ia telah menunjukkan komitmen luar biasa terhadap pendidikan agama dan moderasi. Selama bertahun-tahun, ia telah menjadi simbol kebijaksanaan dan pengajaran yang moderat, memimpin Al-Azhar dengan integritas dan visi yang jelas.
Al-Azhar, di bawah kepemimpinan Syekh Ahmad Al-Tayyib, telah menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan Islam. Institusi ini dikenal tidak hanya karena pengajaran Al-Quran dan Hadis, tetapi juga karena promosi dialog antaragama dan moderasi dalam praktik keagamaan.
Dalam banyak kesempatan, Syekh Ahmad Al-Tayyib selalu menekankan pentingnya moderasi atau wasathiyyah dalam pendidikan Islam. Menurutnya, moderasi adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang damai dan harmonis. Ini juga menjadi dasar bagi pendidikan di Al-Azhar, yang bertujuan untuk menghasilkan ulama yang tidak hanya berpengetahuan luas dalam ilmu agama tetapi juga bijaksana dalam menghadapi tantangan zaman.
Kunjungan Syekh Ahmad Al-Tayyib ke Indonesia merupakan momen bersejarah yang memperkuat hubungan antara Al-Azhar dan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia.
Dalam kunjungannya, Syekh Al-Tayyib tidak hanya bertemu dengan para pemimpin agama dan tokoh pimpinan ormas Islam tetapi juga dengan pemimpin negara, menunjukkan betapa pentingnya hubungan bilateral antara kedua negara dalam memajukan pendidikan Islam.
Keinginan Syekh Ahmad Al-Tayyib untuk menjadi guru ngaji setelah pensiun adalah manifestasi dari dedikasinya terhadap pendidikan Al-Quran. Ia ingin kembali ke akar, mengajarkan Al-Quran kepada generasi muda dan memastikan bahwa nilai-nilai Islam terus ditanamkan dengan benar dan bijaksana.
Keinginan Syekh Ahmad Al-Tayyib untuk menjadi guru ngaji setelah pensiun menunjukkan bahwa tidak ada posisi atau jabatan yang lebih mulia daripada mengajarkan Al Qur’an dan mendidik generasi muda.*/Muhammad Zuhri Fadhlullah
Pesantren Hidayatullah Yogyakarta Tingkatkan Kualitas Manajemen Kelas Melalui "Upgrading Guru"
Membangun Sinergi Orang Tua dan Sekolah Melalui Kegiatan Orientasi Wali Murid Baru di Sekolah Hidayatullah Yogyakarta
Hidayatullahjogja.com | Ibarat sepasang merpati yang punya kesamaan tujuan yaitu menetaskan telur-telurnya dalam waktu 14-20 hari, orang tua di rumah dan guru di sekolah memiliki tujuan yang sama berupa menetasnya anak-anak shalih dan shalihah setelah sekian masa pendidikan dilalui. Konon burung merpati mengerami telur mereka secara bergantian. Burung merpati betina mengerami telurnya di malam hari sedangkan burung merpati jantan mengerami telurnya di siang hari. Karena burung merpati jantan dan betina sangat mirip, orang yang melihat akan mengira bahwa burung merpati tak pernah meninggalkan telur di sarangnya.
Sabtu 13 Juli 2024 menjadi hari di mana para orang tua dan wali dari murid SD IT Hidayatullah Sleman menyamakan persepsi bersama para guru di sekolah. Begitu juga orang tua dan wali murid Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta yang mengadakan pertemuan penyelarasan visi misi dengan tim guru MTs maupun MA Hidayatullah Yogyakarta. Di dua gedung berbeda acara orientasi wali murid baru diselenggarakan oleh kedua unit pendidikan dasar dan menengah Yayasan As Sakinah Yogyakarta itu.
Ustadz Abdullah Munir Ketua DPW Hidayatullah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan sekaligus pembina yayasan menyampaikan bahwa sakinah muncul karena adanya kepercayaan. Dengan itulah muncul ketenangan.
"Orang tua dan sekolah akan menjadi tenang ketika orang tua punya kepercayaan penuh terhadap sekolah. Jadi ketika wali murid percaya dengan sekolah, menitipkan anaknya seharian sekolah, maka orang tua akan tenang melepas ananda bersekolah."
Anak-anak yang selama siang hari belajar di sekolah bersama para guru lalu di malam hari belajar di rumah bersama orang tua diharapkan menjadi generasi yang utuh mendapatkan kehangatan selama proses inkubasi pendidikan. Bagi murid yang tinggal di pondok pesantren, waktu 24 jam akan dihabiskan di sekolah bersama para guru dan pengasuh asrama. Tak boleh ada jeda perhatian untuk anak baik dari guru maupun orang tua.
Proses pengeraman ini memang membutuhkan konsentrasi, kerja keras, pengorbanan, saling pengertian, dan kekompakan. Oleh karenanya, komunikasi yang baik antara orang tua dengan sekolah perlu terus dijalin. Kelak orang yang melihat tidak akan bisa lagi membedakan siapa yang lebih berperan terhadap kesuksesan seorang anak, apakah orang tuanya atau sekolahnya.
Reporter: Akh/ Afn
Foto: Afn
Sambut Tahun Ajaran Baru Seluruh Unit Pendidikan Hidayatullah Jogja Adakan Rapat Kerja Guru dan Pegawai
Reporter: Akh/ Awn
Foto: Trf/ Awn/ Afn
Sebanyak 95 Guru dan Pegawai SD IT Hidayatullah Ikuti Lokakarya Pengelolaan Kelas Islami
Hidayatullahjogja.com | Untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas, SD IT Hidayatullah Sleman mengadakan lokakarya pengelolaan kelas islami pada Senin dan Selasa 8-9 Juli 2024. Acara yang melibatkan seluruh guru dan pegawai itu diadakan di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta. Lokakarya ini diselenggarakan untuk meng-upgrade keterampilan manajerial kelas para guru dan wali kelas SDIT Hidayatullah.
Reporter: Akh/ Afn
Foto: Afn
Pendidikan Ulama Zuama Al Wafa di Yogyakarta Membuka Penerimaan 24 Santri Baru Setelah Dibuka oleh STIS Balikpapan
Ahad (7/7/2024), bertempat di Kampus Al Wafa Yogyakarta Jl. Beringin Raya, Krodan, Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281Sekolah Tinggi Ilmu Syari'ah (STIS) Balikpapan membuka Ma'had I'dad Lughowi PUZ STIS di Kampus II Yogyakarta.
Hadir dalam kegiatan ini, Ustadz KH Muhammad Syakir Syafi'i, selaku Ketua Departemen Kepesantrenan DPP Hidayatullah, Ustadz Abdullah Munir, selaku ketua DPW Hidayatullah DIY – Jateng Bagian Selatan, Bapak H. Abunashor Fauzi selaku pembina Yayasan Al Wafa Yogyakarta, Ustadz Budhi Gunawan dan Ustadz Syamsul Ma'arif selaku pembina dan ketua Yayasan As-Sakinah Yogyakarta, Ustadz Dienul Haq, selaku mudir PUZ STIS Balikpapan, ketua-ketua DPD Hidayatullah se Wilayah Hidayatullah DIY Jateng Bagian Selatan, serta para tamu undangan
PUZ STIS Balikpapan di Al Wafa Yogyakarta ini adalah sebuah pesantren selama 1 tahun, di mana pesantren ini adalah pesantren persiapan untuk masuk ke jenjang selanjutnya, yaitu STIS Balikpapan atau ke universitas-universitas ternama di timur tengah.
Dalam sambutannya, Ustadz Abdullah Munir selaku ketua DPW Hidayatullah DIY-Jateng Bagian Selatan bahwa “Pesantren itu ibarat gunung, yang terlihat indah dari kejauhan oleh orang lain, dan para pengelola pesantren adalah para pendaki yang merasakan betul betapa terjalnya gunung itu.” Kata Ustadz Munir di hadapan puluhan santri PUZ Al Wafa dan para tamu undangan. “DPW Hidayatullah DIY – Jateng Bagian Selatan insyaAllah akan mensupport PUZ Al-Wafa ini.” Pungkas Beliau.
PUZ Al Wafa Yogyakarta tahun pertama ini menerima 24 santri. yang berasal dari berbagai pulau di Indonesia. Salah satu syarat masuk menjadi santri yaitu hafal 10 juz Al-Quran.
Catatan Pak Je Relawan Sahabat Al Aqsha Asal Indonesia: Bumi Syam Kemarin, Hari Ini, dan Nanti
![]() |
| Pak Je bersama Sahabat Al Aqsha di Suriah Februari 2012 |
Perjanjian Sykes-Picot yang dirumuskan pada tahun 1915, dideklarasikan pada tahun 1916, dan berlaku efektif mulai tahun 1917, telah memecah Negeri Syam (wilayah khilafah Utsmaniyah) menjadi serpihan-serpihan nation-state.
Sebagai ‘pemenang perang’, Britain leluasa menguasai Yordan, Palestina dan sebagian Irak. Perancis mendapatkan Suriah dan Libanon. Paska Deklarasi Balfour pada tahun 1917 pula, secara mulus Palestina dicaplok Zionis Israhell.
Sejak itu, atribut-atribut nasionalisme menjadi penyekat, bahkan pemisah ummatan wahidah ini. Memasing nation membanggakan negaranya dan cenderung abai bahkan apatis pada urusan ‘dalam negeri’ negara ‘lain’ itu. Musibah!
Waktu pun berjalan tanpa perubahan sejarah yang signifikan. Tak heran jika pada tahun 2024 ini, anak-anak di Syam dan di seluruh penjuru jagat, kebanyakan menyangka bahwa Palestina itu terpisah dengan Suriah. Bahwa Yordan berbeda dari Libanon, Sebagian Turki Tenggara, dan bagian atas Mesir. Padahal, semula mereka satu. Dan memang, sesungguhnya mereka adalah satu: Biladisy Syam.
Tsaurah (revolusi) Suriah pada Maret 2011, menjadi momentum yang membuka mata dunia bahwa Syam adalah satu. Operasi Taufan Al-Aqsha dari Gaza pada bulan Oktober 2023 menghangatkan ulang kesadaran kaum Muslimin, bahwa Syam adalah satu: Satu tanah barokah. Tanah suci. Satu tanah amanah. Tanah para Nabi. Ada Masjidil Aqsha. Ada Baitul Maqdis. Tanah Kehormatan Kaum Muslimin Seluruh Dunia, yang wajib terus dijaga, karena:
إذا فسد أهل الشام فلا خير فيكم
Mari tengok dan sambangi sejenak, serpihan-serpihan itu. Kondisi Gaza terbaru, di wilayah Palestina sungguh sangat mengharu biru. Kita kehabisan kata-kata untuk menggambarkan dinamika di tanah perjuangan ini.
Dahsyatnya peristiwa di Suriah dan Gaza, seharusnya menghentakkan kesadaran kita tentang pentingnya mengupayakan persatuan itu.
…
Mundur sejenak ke 12 tahun lalu; Ketika pada bulan Desember 2011, tim SA (Sahabat Al-Aqsha) masuk Gaza; berlanjut pada bulan Februari 2012, tim SA berkesempatan masuk Suriah dan berinteraksi dengan sebagian kawasan Syam tersebut, situasinya sungguh memprihatinkan.
Deskripsi umumnya adalah: Kota-kota yang remuk; Internal displaced person yang membanjiri border-border; Wajah kusut anak-anak dan emak-emak yang menjadi war victim; Refuges di tenda-tenda yang alakadar; Saat Winter, dinginnya ekstrim. Saat Summer, panasnya menyengat; Di bawah ancaman serangan Rezim zalim. 🥲😭.
![]() |
| Kunjungan Sahabat Al Aqsha di Bumi Syam Desember 2016 |
…
Pada bulan Juni 2024, Tim SA mengantarkan tim KITA (Khidmat Indonesia untuk Tanah Amanat) menuju negeri Syam. KITA ini adalah tim baru, semacam peremajaan SA dengan dukungan anak-anak muda yang lebih bertenaga untuk menginternasional dengan segala modal dan daya dukungnya. Perjuangan harus dilanjutkan!
Dan…
Situasi di negeri Syam dan dinamika mengembalikan kebebasan Baitul Maqdis, relatif belum banyak berubah. Meski begitu, Gaza sebagai ujung tombak perlawanan yang dengan gigih mewakili kehormatan Kaum Muslimin, in syaa Allah menjanjikan harapan.
Bagaimana dengan anak-anak Syam kita? Sudah sama kita tahu dari berbagai sumber, kondisinya masih seperti itu. Di Suriah dan di border-border Turki-Suriah, seakan belum kunjung ketemu format yang pas, untuk mengambil salah satu peran, misalnya: ‘menyelamatkan’ anak-anak itu.
Aah, memang terlalu muluk kalau kita bilang kita bisa menyelamatkan sekian buuuanyak anak-anak itu.
![]() |
| Kunjungan Sahabat Al Aqsha di Bumi Syam Desember 2020 |
Sementara, laju usia kita juga nggak bisa direm. Fisik relawan tua sudah tak setangguh dulu untuk melakukan perjalanan. Di jalan naik, problem di napas. Saat jalan turun, problem di dengkul. Pokoke sebelum kapundhut, mari lakukan saja dengan apa yang kita punya dan kita bisa. Ngelmu, Bondho, Bahu, lek perlu Nyawane pisan…
Yaa Rabb… Ahlusy Syam. Mereka telah bertahan. Kita musti terus sokong dan kuatkan. Allah subhanahu wa ta’ala kelak yang akan memenangkan dan mengembalikan kejayaan mereka. Mereka lah ujung tombak di garis depan kehormatan Islam: Kejayaan dan Kehormatan kita semua.
…
Aah… Sesekali, saya kira nggak papa yaa, mengajak anak-anak itu keluar dari tenda, minta mereka mandi yang bersih dan wangi, berpakaian yang lebih rapi; kemudian kita traktir mereka makan dengan menu yang lebih istimewa daripada yang biasa mereka makan.
Salam,
PakJe Abu ‘Abd.
Pak Je juga merupakan Ketua Dewan Pengawas Yayasan As Sakinah Yogyakarta (Hidayatullah Jogja).
Hidayatullah Jogja menyelenggarakan pendidikan, yaitu :
TPA KB Permata Ummi dan TK Yaa Bunayya Gelar Hubbul Quran dan Haflah Akhirussanah
hidayatullahjogja.com || TPA KB Permata Ummi dan TK Yaa Bunayya mengadakan kegiatan Hubbul Quran ke-4 dan Haflah Akhirussanah ke-28 di Gedung Kahar Muzakir UII Kamis 20 Juni 2024. Hubbul Quran kali ini diikuti 72 peserta dan 8 peserta tahfizh juz 30 dan yang lulus 76 anak, dengan mendatangkan penguji dari Ummi Daerah.
Ketua Panitia Ustadzah Sutiyati, S.Pd.AUD mengatakan, sebelum melalui hubbul quran ini ada proses yang panjang yaitu pramunaqasyah serta Munaqasyah yang dilaksanakan hari Sabtu 25 Mei 2024 dan tidak ada yang remidi serta lulus semua. Saat Munaqasyah yang diujikan yaitu kemampuan membaca jilid, hafalan hadits dan doa harian serta surat pendek.
"Alhamdulillah siswa sangat semangat untuk berlomba menghafal Al Quran seperti saat tilawah ada yang tuntas sampai juz 30," ujarnya.
Dikatakan juga, Hubbul Quran dan Haflah Akhirussanah bukan akhir dari mencari ilmu, akan tetapi awal untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Bahkan di kurikulum terbaru ini, jenjang TK merupakan fase pondasi karena pada fase inilah anak mulai belajar mengenal huruf hijaiyyah, mulai mengenal Rabb-nya dan mulai mengenal bagaimana beribadah kepada penciptanya.
Sementara Kepala TK Yaa Bunayya Sri Hartatik, S.Pd.AUD. menyampaikan selamat kepada para peserta dan wali santri yang mengikuti Hubbul Quran dan Haflah Akhirussanah.
"Al Quran dihafal dan dibaca itu hal yang biasa, tetapi ketika dapat mengamalkan dalam keseharian itu hal yang luar biasa," pesannya.
Sekolah Hidayatullah Yogyakarta Sembelih Hewan Qurban
Penyembelihan hewan qurban ini dibagi menjadi 2 hari, yaitu di hari Raya Idul Adha pada Senin, sebanyak 4 ekor sapi dan 31 ekor kambing, serta penyembelihan hewan qurban di hari tasyrik ke 2, pada Rabu sebanyak 2 ekor sapi dan 11 kambing.
Panitia penyembelihan yang terdiri dari unsur pegawai ini dibagi menjadi 2 tim, sesuai dengan hari yang telah ditentukan. Selanjutnya, daging hewan qurban dibagikan kepada masyarakat sekitar dan juga kepada para pegawai.
Hidayatullah Yogyakarta Selenggarakan Shalat Idul Adha Senin
www.hidayatullahjogja.com || Senin (17/06/2024) Hidayatullah Yogyakarta menyelenggarakan Shalat Idul Adha pada hari Senin, yang bertempat di Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta.
Kegiatan yang dihadiri oleh segenap pimpinan, pengasuh, santri, dan warga sekitar pesantren ini berlangsung khidmat. Setelah rangkaian shalat id, dilanjutkan dengan menyembelih hewan qurban di pesantren yang asri karena terletak di persawahan daerah Jogja Utara ini.
Tasyakuran Kelulusan Kelas 6 SD IT Hidayatullah Sleman 2024
Selamat Wisuda Angkatan ke-13 MA Pesantren Hidayatullah Yogyakarta
Santri Hidayatullah Turun Tangan Gotong Royong Pembangunan Bahu Jalan Dusun Balong
Pesantren Hidayatullah Yogyakarta, sebagai pusat pendidikan dan spiritualitas, sekali lagi menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dan gotong royong. Pada hari Ahad, tanggal 12 Mei 2024, santri-santri Pesantren Hidayatullah Yogyakarta turun tangan langsung. Kegiatan gotong royong ini sendiri adalah persiapan pengecoran bahu jalan di sepanjang jalan arah pesantren.
Dengan semangat gotong royong yang kental, dari Mudir dan ustadz sampai para santri pun turut serta dalam kegiatan sosial ini. Kegiatan gotong royong sendiri dimulai sejak pukul 7.00 pagi hingga larut malam.
KONTRIBUSI SANTRI: MEMBANGUN KEHARMONISAN DALAM MASYARAKAT
Santri-santri Hidayatullah Jogja tidak hanya berfokus pada pembelajaran agama. Komitmen Pesantren Hidayatullah Yogyakarta juga terlibat secara aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Keterlibatan dalam gotong royong ini menjadi bukti konkret dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditanamkan di pesantren.
Para santri Pesantren telah menunjukkan komitmen mereka dalam memperkuat ikatan sosial dengan masyarakat sekitar. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong ini diharapkan juga meningkatkan rasa sosial santri. Dengan semangat yang menggebu, mereka bergotong royong dengan warga Balong untuk mempersiapkan pengecoran bahu jalan. Tidak hanya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga sebagai wujud nyata dari nilai-nilai kebersamaan dan kegotong royongan yang diajarkan di pesantren.
MERAJUT KOMUNITAS MELALUI AKSI NYATA
Kegiatan gotong royong warga Balong menjadi momentum penting dalam merajut kebersamaan dan solidaritas antara santri, masyarakat, dan lembaga pendidikan. Dari pagi hingga malam hari, santri-santir bersama-sama bekerja bahu membahu, menciptakan ikatan yang kuat antarwarga.
Partisipasi santri dalam kegiatan gotong royong ini memiliki dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Balong. Selain membantu dalam persiapan pengecoran jalan, kehadiran mereka juga memberikan energi positif dan semangat kerja yang tinggi kepada seluruh peserta. Gotong royong tidak hanya sekedar menyelesaikan tugas fisik, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat solidaritas dalam masyarakat.
SOSIAL SANTRI BERMASYARAKAT: MERASAKAN KEBAHAGIAAN DALAM BERBAGI
Bagi santri, kegiatan gotong royong ini bukan hanya sekadar bekerja fisik, tetapi juga menjadi momen untuk merasakan kebahagiaan dalam berbagi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat. Dengan senyum di wajah dan semangat yang membara, mereka membuktikan bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kemampuan untuk memberi.
Santri Hidayatullah Jogja tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga dilatih untuk menjadi agen perubahan sosial yang positif dalam masyarakat. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, mereka belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, dan rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar. Ini adalah langkah nyata dalam membentuk karakter mereka sebagai pemimpin masa depan yang peduli dan bertanggung jawab.
DUKUNGAN DARI PESANTREN HIDAYATULLAH
Dalam kegiatan ini, Pesantren Hidayatullah memberikan dukungan penuh dengan menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk kelancaran kegiatan. Dengan bimbingan dan arahan dari para ustaz, santri-santri dibimbing untuk berperan aktif dalam aksi nyata ini.
MENGINSPIRASI GENERASI MUDA
Partisipasi aktif santri dalam kegiatan gotong royong ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Mereka membuktikan bahwa dengan kerja keras dan semangat gotong royong, kita dapat menciptakan perubahan positif dalam lingkungan kita.
KONTRIBUSI SANTRI: JEJAK KEBAIKAN YANG ABADI
Melalui kontribusi mereka dalam kegiatan gotong royong warga Balong, santri-santri Hidayatullah Yogyakarta telah meninggalkan jejak kebaikan yang abadi dalam sejarah pesantren dan masyarakat sekitar. Dengan semangat gotong royong yang terus dipelihara, mereka menjadi agen perubahan yang membawa berkah bagi lingkungan mereka.
Gotong royong adalah salah satu nilai luhur bangsa Indonesia yang perlu terus dijaga dan dilestarikan. Melalui kegiatan seperti ini, santri Pesantren Hidayatullah Jogja tidak hanya berkontribusi dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan moral bangsa. Dengan semangat gotong royong yang terus berkobar, kita semua dapat bersama-sama membangun bangsa yang lebih kuat dan berdaya.
Sumber: https://ibshidayatullah.sch.id/kontribusi-nyata-santri-hidayatullah-membangun-jalan-dan-komunitas/
Silaturahim Kader Hidayatullah DIY dan Jawa Tengah Bagian Selatan di Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta
Sekitar 600 orang kader Hidayatullah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan mengikuti silaturahim akbar di Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta, Jalan Palagan Tentara Pelajar 14,5 Balong Donoharjo Ngaglik Sleman DIY. Acara itu digelar dua hari: Jumat 10 Mei 2024 hingga Sabtu 11 Mei 2024.
Pada puncak acara hadir langsung Ketua Umum DPP Hidayatullah ustadz Dr. Nashirulhaq, Lc., M.A., Ketua Departemen Kepesantrenan DPP Hidayatullah ustadz Muhammad Syakir Syafi’i, Ketua DPW Hidayatullah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan ustadz Abdullah Munir beserta jajaran pengurus, Ketua Dewan Murobbi Wilayah Hidayatullah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan ustadz Fathurrahman beserta jajaran dewan murabbi, Ketua Dewan Pembina Yayasan As Sakinah Pondok Pesantren Hidayatullah Yogyakarta ustadz Budi Gunawan beserta pengurus dan seluruh civitas akademika, kader Hidayatullah dari berbagai unsur organisasi, pengurus 18 DPD se-DIY dan Jawa Tengah bagian selatan, Muslimat Hidayatullah, Pemuda Hidayatullah, Baitul Maal Hidayatullah, SAR Hidayatullah, Baitul Tamwil Hidayatullah, Lembaga Bantuan Hukum Hidayatullah, Baitul Wakaf Hidayatullah, Islamic Medical Service Hidayatullah, serta para tamu undangan yang memadati halaman sekolah SD IT Hidayatullah Yogyakarta.
“Bahagia dalam Dekapan Ukhuwah, Bersama Membangun Peradaban Islam” dipilih sebagai tema karena dua hal itulah tujuan diselenggarakannya acara, tutur ustadz Abdullah Munir. Insyaallah dengan ukhuwah beban dakwah terasa ringan, lalu peradaban Islam merupakan solusi yang ditawarkan Hidayatullah untuk umat. Guru dan karyawan di lingkungan pendidikan Hidayatullah tidak boleh hanya berhenti sebagai guru. Guru harus memiliki visi dan energi untuk membangun peradaban agar dakwah semakin berkembang dan semakin luas.
Sebelum memimpin doa, ustadz Fathurrahman mengulang pesan untuk kader Hidayatullah agar tak pernah melupakan tiga hal yaitu: Musyawarah, Mujahadah, dan Munajat.
Dalam orasinya selama satu setengah jam ustadz Dr. Nashirul Haq, Lc., M.A. menyampaikan rasa bahagianya bisa bertemu dengan kader-kader Hidayatullah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan. Hidayatullah memiliki sejarah di Yogyakarta karena ustadz Abdullah Said mengajak sahabat-sahabatnya untuk mendirikan Hidayatullah saat mereka sedang belajar di Yogyakarta hingga akhirnya berdirilah pondok pesantren yang ada di Balikpapan.
Kita hadir untuk seluruh alam, kita tidak akan tenang jika tidak menyebarkan dakwah ke siapa saja, termasuk non muslim. Ulama membagi tiga macam umat: umat tho’ah (para aktivis), umat ijabah (kaum muslim), umat dakwah (seluruh manusia). Teman-teman yang masih muda harus berobsesi 50 tahun kedua Hidayatullah mulai memikirkan mancanegara. Dua tahun terakhir Departemen Hubungan Luar Negeri telah mengirim dai-dai muda khususnya ke negara-negara Asean. Meskipun belum berdampak besar, setidaknya sudah mulai dirintis.
Keutaman itu ada pada perintis meski orang yang melanjutkan bisa melakukan lebih baik. Siapa yang merintis satu kebaikan maka baginya pahala dan pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala yang melanjutkan dan mengikutinya itu. Jadilah perintis, tidak harus merintis pesantren, merintis apa saja, boleh merintis bagian tertentu dari pesantren. Jaringan rumah quran merupakan dakwah paling mudah karena rata-rata semua kader bisa mengajar Al Quran.
Menurut pak JK Hidayatullah merupakan ormas tercepat jaringannya, selama 25 tahun sudah menusantara. Militansi kader Hidayatullah seperti Kopassus, modalnya tiket dan ransel. Kalau ada pulau kosong tidak ada penghuninya, kasih saja kader Hidayatullah.
“Hidayatullah memang tidak sebesar ormas lain terutama Muhammadiyah dan NU, tapi karena kekuatan jamaah, Hidayatullah diakui kader-kadernya paling militan dan jaringannya paling kuat, bahkan lahan dakwah yang menantang banyak dikerjasamakan dengan Hidayatullah,” terang ustadz Nashirul Haq.
Doktrin ustadz Abdullah Said kepada para santrinya, “Sai saja, kerja keras dan terus berjalan memperluas relasi dan komunikasi, maka pasti air zam-zam itu akan muncul.”
Modal generasi awal ialah keyakinan, “In tanshurullaha yanshurkum wa yutsabbit aqdamakum. Tidak mungkin kita memperjuangkan agama Allah, tidak ditolong oleh Allah.”
Sudah saatnya spirit para kader awal yang merintis dengan penuh keyakinan dan ketaatan, dipadukan dengan ilmu dan managerial skills. Untuk merintis butuh keyakinan, untuk mengembangkan butuh pengelolaan. Selain tarbiyah ruhiyah, tsaqofiyah/ aqliyah dan jasadiyah, juga perlu tarbiyah idariah/ qiyadiyah, Kader hidayatullah harus memiliki tiga kompetensi: Teacher (Mengajar), Leader/ Manager (Memimpin), Entrepreneur (Bisnis).
Selanjutnya tantangan bagi orang yang berjama’ah ialah ukhuwah, yaitu potensi munculnya hasud, solusinya adalah regulasi untuk menegakkan keadilan agar tidak terjadi perbedaan yang menimbulkan hasud. Hindari dzon/ prasangka, tajassus/ mencari kesalahan, ghibah/ membicarakan, tahasus/ mencari isu sensitif.
Upaya-upaya yang diajarkan Nabi untuk menguatkan ukhuwah:
Bersalaman
Wajah berseri di depan saudara
Mengungkapkan cinta
Saling memberi hadiah
Mendoakan secara rahasia
Memberi ucapan selamat
Tidak menunjukkan kesedihan
Menyenangkan hati orang lain
Menyembunyikan aib
Saling menolong
Mendahulukan orang lain walaupun juga dalam keadaan membutuhkan
Dipandu oleh ustadz Muhammad Rifki Saputra yang juga Kepala Madrasah MTs Hidayatullah Yogyakarta sekaligus Ketua Departemen Pendidikan DPW Hidayatullah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan, puncak acara Silaturahim Kader Hidayatullah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan berlangsung meriah dengan hiburan penampilan seni hadroh oleh santri-santri Pondok Pesantren Cahya Quran Pakem Sleman.
Berikut ini tautan siaran langsung yang bisa ditonton ulang melalui Channel YouTube Posdai Jogja:
Dokumentasi video:
Custom HTML
Banner 2
[Disarankan = 16:9]
Banner 1
[Disarankan = 16:9]
Banner 3
[Disarankan = 16:9]
Video 7 Tips Bahagia
Video High Excellence Spirit
Video The Ramadhan Avengers
Daftar Guru
Daftar Guru Sekolah Kami
.gif)



.jpeg)
.jpeg)









.png)






.jpeg)












